Postingan

How's life?

 Hai, kenalin aku Devi. Beberapa orang mengenaliku sebagai Nana yang aktif di dunia volunteer, penggembira di dunia fasilitator, perfeksionis di dunia organisasi, dan vulnerable di dunianya sendiri. Yap, seperti kata Taylow Swift, " we think we know someone, but the truth is we only know the version of them they have chosen to show us." Exactly, right? Sahabatku mungkin memandangku berbeda dari bagaimana kamu memandangku saat ini. It's actually 23.26 pm on 29 June which means, i have final exam tomorrow. But here i am, wide awake because of a glass of coffee and a piece of midnight overthinking of myself. Hidup sedang terasa menyenangkan akhir-akhir ini. Hubunganku dengan semua orang baik, walau sudah lama tidak kontak sahabat lama tapi sepertinya kami sama-sama sedang butuh waktu untuk bernafas. Perkuliahan juga lancar, sebentar lagi liburan. Sudah banyak agenda yang aku rencanakan; toefl course, aiesec's local project, some surprise events, and also competitions. Or...

so?

we talking about those ship tho? ngomongin soal hubungan antar manusia, gerak gerik aku kebaca kan? aku mudah percaya sama orang, but once that guy broke it, i'm done here wkwk there's also a phase ketika aku coba untuk ngomong to make it right, but there's also time when i felt enough, just don't want to make it worse. don't blame me alone when i'm not being the only one doing it. i don't feel loved, and it hurts. i know it's a part of my fault tapi he got that second chance from me when i took the role he offered, and nothing changed. so? iya tetep aku yang salah pokoknya paham kok kenapa

1 AM

Thinking on how life would be this peace, it's out of my control and i'm blessed! Sleep late on the first day, sleep early the day after, sleep late again, aaaand circle. For me, it's a perfect night when i sit in front of my laptop or tab without any pressure to do so, turn on aromatic candle, turn on my night night rabbit lamp, and a cup of hot coffee, even it's only half of a cup hahaha. Two days ago, i took a late night chitchat with my legendary bestie, but today, i think there were not so many friends that still up until now, 01.28 am wkwk. Not sleepy at all, not overthink, just want to stay wake and enjoy my time. It's really nice to have this peaceful night. Alhamdulillah<3

tidak apa-apa

kalau mereka bilang patah hati adalah titik balik inspirasi aku percaya sebab bahagia terkadang sukar diungkap kata sedih lebih sering menyapa karena ingin diketahui keberadaannya ternyata ia juga pemain kata yang pandai dalam bekerja kamu baca? ia juga bingung, katanya ketika kamu memilih diam seribu bahasa tapi kalau bulan berbagi jadwal dengan matahari semut senang gembira bertemu gula hujan bergantian hidup dengan pelangi dan pada akhirnya ia pun bertukar tempat begitu saja jawablah selagi mau pergilah selagi ingin diamlah selagi tergerak tidak apa-apa tidak apa-apa

Tentang Devi dan Bekasi

Kembali ke Bekasi yang sempat gua anggap menyebalkan, ternyata sekarang dirindukan tjie xixixi,, Mengenai Bekasi dan segala hal yang membuatnya diasingkan, ternyata setelah ditinggali 15 tahun kemudian ditinggalkan justru menjadi tempat liburan yang menyenangkan. Membicarakan mereka yang sibuk dengan dunia kerja, hura-hura mall kota, sampai pedagang kaki lima yang berserakkan, ternyata bisa menjadi bahan hiburan. Aku coba deskripsikan satu persatu, bayangkan yaa. Kayaknya disini gua gabakal cerita di Bekasi ngapain aja, bakal jadi surat cinta rahasia untuk Bekasi aja deh heheh. --- Aku selalu bingung tiap ada teman yang bilang, "oleh-oleh jangan lupa!" sesaat aku akan meninggalkan Yogyakarta dan kembali ke Bekasi. Jawabanku selalu sama, "apa ya? langit abu-abu? debu dera jalan raya? atau angkot dan bis kota penyebab kemacetan?" karena memang pada nyatanya tidak ada yang bisa dibawa pulang, mungkin hanya jerawat baru karena perubahan iklim secara signifikan hahaha be...

there are things in life that happen just like that

Gua sadar kalau gua punya masalah mengenai kejujuran. Somehow gua terlalu jujur sampe gabisa menyembunyikan apa yang gua rasa dan apa yang gua pikirkan dari orang lain. Orang bilang itu bagus karna gua aware and honest dengan diri gua. Tapi at some point gua merasa salah ketika sadar gacuma energi positif bahkan terlalu banyak energi negatif di dunia ini, dan gua menelannya mentah-mentah. Sebenernya ga selalu energi negatif yang ditelan mentah-mentah, cuma apa yaa, simpati yang terlalu tinggi aja mungkin, sampai menenggelamkan diri pada emosi yang orang lain rasa, bukan hanya diri sendiri, yang sometimesss membuat gua terlihat sangat sensitif dan moody -- kalau gua hepi, hepiiiii parah, begitupun sebaliknya. Beberapa hari lalu gua dikontak sahabat lama, gua jaraang banget kontakan sama dia. Gua cek terakhir kali chat gegara dia nanya bikin podcast pake apa di bulan september 2020, ngabarin kartu pos udah sampe diawal tahun, dan saling ngucapin ultah di februari-- annually . Sampai ...

One Night Drive

Weekend kemarin seperti biasa, menjadi jadwal papa datang ke Jogja mengunjungi keluarga kecilnya. Sedikit muncul batang hidung, dan banyak mengendapnya di kamar, but that's how i am setelah masuk kuliah. Setiap saat dihantui laporan praktikum terus, ditambah lagi gua bukan tipikal orang yang sekali duduk rampung, sebenernya sekali duduk sih, tapi bisa 10 jam 1 laporan kali yaa hahaha Hari Sabtu kemarin gua pergi buka puasa bersama keluarga di salah satu hotel Yogyakarta (sekali-kali, aku anak masakan rumah ko aslinya) seselesainya rapat bersama teman-teman BEM. Had delicious meals, had a good talk, memorable moment, i enjoy every second of it  si intinya, apalagi emang anaknya quality time banget deh. Sepulang makan ditanya, "masih jam segini mau kemana? cafe? muter malioboro? Hartono?" Gua seneng banget lagi banyak waktu luang, walau lebih ke sengaja mengosongkan juga sih, tapi intinya malam itu gua cuma mikir kangen aja tiba-tiba sama keluarga gua, all the chaos yang...